Langsung ke konten utama

aku, "bulan"-mu yang takkan pernah hilang...

si bumi yang selalu aku banggakan.
apa daya, aku hanya satelitmu.

aku tak seperti bintang, tak lain pula dengan matahari.
kau tetap yang aku banggakan.
aku tak peduli jika kau membanggakan mereka.

aku bodoh.
layaknya penguntit dungu yang selalu berkeliaran didekatmu tanpa pernah mengucap sedikit rasa padamu.

aku bodoh.
aku tak bisa menjadi diriku sendiri.
untuk tetap terlihat olehmu saja, aku butuh "cahaya matahari"
aku tak bisa seperti dia.

aku bodoh.
aku yang selalu ragu untuk menampakkan diri padamu.
persetan dengan fase-fase yang membuatku kadang tak terlihat sepenuhnya oleh mu.

aku tak sekuat si bintang bintang.
juga matahari.
jadi, jangan samakan aku dengannya.

aku tak sama dengannya.
aku tak bisa dan takkan pernah bisa mengalahkannya.
aku hanya bisa mengalahkannya darimu hanya 8menit, sedangkan dia? yang dapat mengalahkan ku 12menit, bahkan lebih.

aku bodoh, aku dungu.
tapi aku tak mau menjadi si "bintang"
aku tetap aku, aku si bulan-mu.

si bumi yang aku banggakan.
bumi ku sayang, aku mencoba menjauhimu,
namun ku tak bisa.
tapi, mendekatimu? apa lagi.

si bumi yang aku cinta.
maafkan aku yang hadir pada malammu.
yang ada pada tidurmu.
yang diam-diam tanpa izin melihatmu tertidur dengan indah.
yang tanpa izin mengeluarkan cahaya hasil dari "si matahari" pada malammu.

ku akui bumi, aku si pengecut yang bodoh.
aku hanya berputar putar dengan kehidupan kosong.
namun kau memenuhi kehidupannku.
kamu, iya, bumi-ku.

jangan samakan aku dengan "si bintang bintang"
bumi, aku tetap hebat! ingat akan kubuktikan aku hebat!
aku hebat!
"si matahari" tak bisa mengambil malamku.
tapi aku, sibulan bodoh dapat hadir dalam pagi dan sorenya,
aku masih bisa menampakkan diriku padamu.
hebatkah aku?
mungkin hanya itu yang bis ku banggakan.

tapi, bukankah kita di ciptakan dengan kekurangan dan kelebihan?

hukum alam memang.
ketika kau mengejar dirinya, dan kau tak sadar dengan orang yang ada disekitarmu.

aku cinta kamu, bumi-ku.
aku, bulan mu yang kau lupakan.
aku si satelit setia.
 saat yang lain mempunyai pemuja lebih dari satu, aku memujamu sendirian
bahkan ada yang tidak mempunyai pemuja.

but, back to the reality.
aku si bulan yang tak dilirik.
walaupun aku menjauhimu 3cm tiap tahun, butuh seumur hidup untuk benar-benar hilang darimu,

tapi
aku, si bulan yang hebat.
si bulan yang mencintai bumi, sangat :)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

AKHIR DARI PERJUANGAN INI. DAN AWAL DARI PERJUANGAN BARU

HALLO GUYSSS!!!!         Wah kayaknya blog gue udah berdebu banget ini. Berdebu parah yaa? hmmm :")) Yak gue bakal cerita panjang. mungkin bakalan sangat panjang banget nihh. Gimana gak panjang, gue bakal nge-resume perjalanan gue selama dua tahun belakangan. heuheuheuehue. Panjang banget kan? Makanya gue saranin kalian duduk diam, kalo bisa sambil bawa popcon wkwk XD *bagi kali popcornnya* *dipukul*.         OIYA!!! Perlu kalian tau, tujuan gue bikin tulisan ini bukan untuk mengumbar kesombongan. sama sekali BUKAN. Gue bercerita ini untuk menyemangati dan ingin memotivasi kalian untuk berjuang mendapatkan kursi di PTN terbaik di Indonesia. Jadi gue akan bercerita se-objektif mungkin dan diambil dari kisah perjuangan gue selama dua tahun ini. Hehehehehe :)))        KUYLAH! ----------------------------------------------------------------------------------------------------------------- Kenalin dulu, Nama gue Aul...

3,2,1! 2-1-4 WAYANG *brakk* SUNDA!

halo, selamat malam. kali ini gue bakal post tentang angkatan paskibra gue di SMAN 24 Kab. Tangerang. gak kerasa ya, kita udah setahun menjabat, sekarang masa jabatan kita sudah selesai. dulu kita masih gak saling kenal, sampai akhirnya kita nggak mau pisah satu sama lain. hebat ya... mungkin orang bakal berpikir "apasih, paskibra doang? cuma gitu ajasih gue bisa". gak semudah yang dibayangkan ternyata, bro... kita disini dididik dan ditempa. menjadi orang orang yang hebat, keras, luar biasa. susah senang, manis pait, udah kita lewatin bersama. dari yang namanya di anj*ng-anj*ng-in, di beg*-beg*-in, ditol*l-tol*l-in, sampe di tabok pun kita pernah. dari dimanja-manja-in, di peluk-peluk-in, nangis bareng-bareng, dan ketawa sampee ngakak barengpun kita sering banget. disini kita belajar kekeluargaan, solidaritas, nasionlisme, disiplin, dan nggak lupa, setia kawan. bahagia punya mereka, hebat sekali. 214 memang cuma punya 18 member. tapi kita tidak bisa di...

The "Dumbest" Moon for choose his ability.

saya tau hidup ini bukan seperti time lapse kamera. tidak bisa saya atur sesuka hati. saya tau, ini pilihan saya. lawan saya bukan "teman satu sekolah" saja jadi sepertinya belum patut bagi saya untuk berbahagia dengan posisi saya sekarang. lawan saya ada disana, demi memperebutkan kursi yang saya atau mereka inginkan. hahaha, mungkin keliatannya dungu, anak pelosok punya mimpi menggapai bintang. haha, bahkan pesawatpun belum tentu bisa.  mungkin orang akan berkata  " betapa bodohnya ketika dikasih suatu kesempatan emas, tapi malah tidak bisa menggunakan kesempatan emas itu dengan baik? " saya mengerti atas pemikiran itu. hanya saja, saya tidak menginginkan dengan sesuatu yang anda pikirkan. terlihat egois? mungkin bisa dibilang kurang lebih seperti itu. tapi, ini demi kebaikan saya. saya tidak mau menjalani sesuatu secara sia-sia karena suatu hal yang tidak saya sukai. maka itu, saya tetap mematri harapan bodoh saya dengan harapan, hara...